AES129 kelompok
nathania
Tuesday March 15 2022, 6:47 AM

Sudah hampir 2 tahun aku bersama teman-teman ku di KPB. Sebenarnya kami telah bersama dari SMP, jadi kalau dihitung sudah kurang lebih 5 tahun. Walaupun sudah lama bersama, tapi tiap bertemu rasanya seperti harus beradaptasi lagi. Saat masih SMP dan sekarang sudah masuk ke KPB, tiap kepribadian teman-teman berubah dan berbeda. Setiap hari aku harus beradaptasi, karena setiap teman-teman ku mempunyai kepribadian yang berbeda. 

Adaptasi yang paling terasa besar, pada saat mulai masuk sekolah dari libur panjang. Entah itu libur akhir semester, atau libur kenaikan kelas. Setiap kali kembali masuk sekolah setelah libur panjang, rasanya tiap orang ada perubahan. Jadinya aku dan teman-teman lain harus beradaptasi lagi. Beradaptasi ini tidak semudah aku mengucapkannya. Awalnya aku tidak menganggap kalau aku harus adaptasi dengan teman-teman, karena aku pikir kami telah bersama sudah sangat lama dan otomatis sudah saling mengenal. Tapi ternyata tidak, aku harus bisa membiasakan diri ku lagi dengan kepribadian setiap teman yang berbeda, dan pastinya berubah. 

Untungnya aku sadar kalau aku harus adaptasi lagi. Kalau tidak, mungkin aku malah akan terjebak dengan kebiasaan masa lalu, yang belum tentu masih bisa kulakukan sampai sekarang. Namun aku menyadari itu cukup terlambat. Aku menyadarinya saat di kelas 11 semester 1. Cukup telat bukan…

Saat baru menyadarinya, aku malah kaget sendiri. Saat itu kelompok ku memang sedang bermasalah, dan aku pun tentu saja harus mencari kemudian menemukan solusi yang terbaik untuk kelompok, bahkan untuk diriku sendiri. Pencarian solusi ini, aku dibantu oleh kakak dan orang tua ku. Awalnya aku merefleksikan kenapa bisa ada masalah itu, padahal saat di SMP kami bisa saling klop satu sama lain. Kemudian aku mencari solusinya untuk diriku sendiri, dan ternyata aku harus bisa beradaptasi tiap harinya. Tidak hanya saat awal masuk sekolah, tapi setiap bertemu teman-teman. Lalu aku harus lebih mengenal kepribadian teman-teman ku yang baru. Mungkin hal itu disebabkan saat SMP aku lebih dekat ke beberapa teman saja, dan lebih dekat ke teman perempuan. Jadi untuk teman yang lainnya hanya sekedar tahu, kenal namun tidak dalam. Untungnya untuk beradaptasi dengan sekolah dan teman baru untungnya telah ku lakukan langsung di awal masuk kelas 10. Jadi tugas untuk adaptasi di tempat baru ku tidak menumpuk. 

Saat proses awal adaptasi tidak mudah, aku harus bisa tahu kepribadian teman-teman anggota kelompok ku terlebih dahulu. Saat itu kakak membantu proses saling mengenal satu sama lain ini. Dari tes dan diskusi kepribadian, seperti introvert, ambivert, dan extrovert. Kemudian mengobrol atau refleksi kelompok, dan para teman-teman. Untukku proses ini sangat membantu, karena jadi lebih tahu harus seperti apa aku terhadap teman-teman, dan karena teman-teman kepribadiannya berbeda jadi aku harus bisa membedakan perlakuanku ke tiap teman-teman, dan ku harap kelompok ku dapat bersama, dan saling klop akhirnya. 

You May Also Like