Di tahun 2021 ini bagi saya adalah tahun-tahun pengisi, tidak terlalu banyak kegiatan yang terjadi, tidak terlalu menyenangkan atau berkesan bagi saya. Maju ke bulan Desember tahun 2021 ini, kebanyakan orang-orang melihat tahun baru sebuah acara atau masuknya ke fase baru, perubahan jaman dan teknologi semacamnya, bagi saya perubahan tahun 2021 ke 2022 bukanlah sebuah hal yang terlalu mengkagetkan bagi saya, kegiatannya sama saja, dari selebrasi tahun baru, tetapi lebih membosankan dibandingkan tahun 2020, dan jauh beda dengan 2019. Kebanyakan orang berharap tahun baru ini adalah fase hilangnya Covid-19, kenyataannya tidak, ada varian baru yang muncul, tetapi kegiatan diluar rumah sudah mulai dinormalisasi, varian vaksin dan obat sudah bermunculan, tetapi belum ada yang terbukti mengobati penyakit Covid-19 ini, tetapi bisa dilihat sisi positifnya, jika orang-orang mulai mengganggap penyakit Covid-19 setara dengan flu, atau nasib Covid-19 menjadi seperti influenza, orang-orang tidak perlu panik kembali, munculnya Covid-19 mempunyai nasib yang sama seperti influenza, berakhir menjadi seperti sebuah penyakit biasa yang umum dimiliki orang-orang.
Kembali ke momen-momen tahun 2021, tidak terlalu banyak yang terjadi, kecuali hal-hal negatif dan positif yang tidak terlalu “booming” seperti tahun 2019 lalu, sebuah acara internasional biasanya teringat oleh semua orang, sayangnya tidak ada acara seperti ini lagi di tahun 2020 atau 2021. Disamakan dengan rutinitas saya, banyak proses yang dialami saya, terutamanya dalam menggambar, tetapi belum ada yang berkesan bagi teman-teman saya, kebanyakan proses ini hanya dialami saya, meski ditunjukan ke publik, reaksinya biasa saja.
Tahun 2021 saya panggil tahun pengisi, waktu untuk orang-orang normalisasi, sehingga tidak memungkinkan “event-event” tertentu terjadi, utamanya skala internasional, buktinya kuranglebih berita hanya memunculkan berita yang sama, seperti varian virus atau protokol kesehatan saja.