AES19 DIS Department Of Internal Security pt.4
SamBin
Monday August 23 2021, 2:51 PM

Tepat setelah sistem keamanan menara Triton diaktifikan, 4 meriam otomatis tipe A mulai menembak ke langit-langit, terdapat 2 pesawat jet curian, salah satunya terus mencoba menembaki menara Triton,  pesawat pertama tertembak oleh meriam otomatis tipe A nomor 2. Pesawat jet tersebut terjatuh, untungnya meledak di langit, sehingga tidak ada bangunan yang hancur oleh tabrakannya, meriam yang ditembakan menghancurkan seluruh badan pesawat, hanya menyisakan abu dan asap, untuk pesawat kedua, tertembak tepat di sayap, pilotnya sendiri selamat dengan melepaskan sebuah parasut, saat pilotnya mendarat, polisi sudah mengerumuni tempat landasan pilotnya, pria tersebut langsung ditangkap dan dikirim ke kantor cabang DIS untuk segera di interogasi. Kembali lagi di dasar depan bangunan Triton, gerombolan demonstran mulai maju dengan senjata tajam dan api, tepat saat itu polisi huru-hara divisi ke-enam mulai maju dan menangkap para demonstran yang bertingkah kasar, sisanya untuk mencoba melawan segera dinetralisir dengan setruman “electric baton”, dalam 1 jam para demonstran mulai mencoba melewati garis merah di depan menara Triton, yang melewati garisnya ditembaki oleh beberapa MGU, yaitu Mechanized Ground Unit, dilengkapi dengan 1 meriam otomatis 65mm di tangan kanannya, di tangan kirinya perisai “Argenium alloy” dengan ketebalan 1 meter.

Sayangnya terdapat 1 MGU yang tertembak, tertembak dengan salah satu tank curian demonstran “Union”, tank tersebut langsung ditembak kembali oleh salah satu meriam otomatis di menara Triton. Hari pertama demontrasi berjalan selama 5 jam, terisi oleh teriakan dan tembakan para demonstran dan polisi, ambulans mulai berkerumunan di semua sisi jalanan, beberapa ambulans menjadi objek vandalisme para demonstran. Secara singkat demo berlangsung pada fase pertama dan berlanjut pada hari ke dua dimana para demonstran mulai menyerah dan kelelahan.