Dalam proses mencari makna diri, kita bisa mendapatkannya dari berbagai hal. Seperti minggu ini, saya menemukan pancaran refleksi diri terkait makna apresiasi dari teman-teman petualang yang bermain bersama. "Belajar sayang tubuh, melakukan hal yang disuka, percaya diri", terungkap langsung dari ucapan dan pemunculan mereka.
Kesadaran diri terkait ruang pun dirasakan sudah ada dalam diri setiap manusia. Hanya saja memang perlu adanya kepekaan dan keberanian untuk mengakuinya. Kerap kita acuh dan enggan untuk lebih peduli dengan situasi di sekitar. Hal ini mungkin karena sifat manusia yang arogan dengan ke-Aku-an yang besar. Sehingga semakin terbiasa dengan dirinya yang menjadi pusat. Terkadang manusia tidak melihat sekitar dan seakan memaksa atau mengharapkan lingkungan yang harus sesuai dengan dirinya.
Kesadaran diri ini perlu terus diasah. Salah satunya dengan mengapresiasi diri dan lingkungan secara bertahap. Bahkan dengan mengamati sekitar dan mencoba menerima situasi juga kondisi di sekitar, perlahan akan membuka diri untuk mengenali keberadaan kita. Tak sulit dijalankan bila kita mau dan berkendak. Sisihkan waktu, tenangkan hati, atur nafasnya.
Berjedalah. Nikmati suasana dan waktu tersebut.