AES001 Adaptasi dihari pertama
carloslos
Wednesday July 17 2024, 12:16 PM

Pagi ini terasa sangat dingin, pepohonan seakan mengikuti saya dalam perjalanan menuju sekolah. Tak lupa saya mendengarkan payung teduh untuk memulai hari dan siap bertemu dengan teman-teman baru, meski beberapa temanku melanjutkan disini. Saya langsung menuju ke tempat kami akan memulai kegiatan hari ini yaitu perpustakaan yang sedang menyelesaikan masalah pada tv karena kami akan menonton sebuah film yang sejak awal saya sudah tebak film itu berjudul "Gie".

Kami duduk melingkar membuat suasana jadi lebih hangat, tak lupa kami berdoa dan waktu hening rasanya seperti memulai semuanya dari nol. Sesi yang saya sudah tunggu-tunggu yaitu sesi perkenalan yang dimana saya lemparkan satu lelucon yang bisa dibilang "tidak lucu". Lelucon yang saya keluarkan berbunyi "pulau pulau apa yang bisa diprint" semua berfikir dengan kuat, entahlah mereka berfikir apakah ini candaan atau hanya omong kosong belaka.

Semua menyerah, kemudian saya menjawab dengan bangganya "pulau pulau yang bisa diprint adalah Raja A4". Semua tertawa dengan candaan pagi ini, syukurlah rencana saya tidak sia-sia. Kami segera menonton sebuah film yang pernah saya tonton sekitar tahun 2023 yang memang secara sinematografinya bener-bener rapih saya akan menjelaskan sedikti filmnya di paragraf selanjutnya.

Film Gie ini bercerita tentang sosok Soe Hok Gie dari masa kecilnya, saat menjadi aktifis, juga akhir hayatnya. Tempo film ini tidak konsistem kadang kecepatan, kadang kelambatan itu yang bikin penonton sedikit bigung meski tidak membuat penonton ambigu berat. Sinematrografinya juga sangat bagus untuk eranya, misal close up shot yang biasanya buat mengambil ekpresi sang aktor dan banyak variasi pengambilan yang dipakai di film ini. Selain pengambilan gambar, musik juga sangat mendukung salah satu yang saya ingat adalah "nurlela" dari Bing Slamet yang sangat melegenda pada jamannya.

Mungkin itu sedikit ulasan kecil saya di artikel ini, masih banyak hal yang dapat saya ulas yang bisa anda lihat di blog saya (iklan sejenak). Selesai menonton kami langsung beristirahat dari film itu dan saya cukup senang untuk permulaan, entahlah kedepannya saya akan berkata demikian atau tidak tapi rasanya kembali ke sekolah seakan-akan membuat saya harus adaptasi dengan lingkungan sekolah lagi. Semoga saya dapat lulus dari sini dan tidak dengan tangan hampa, sekian dari saya.

You May Also Like