AES36 Menolak Lupa, Melawan Tua
finsjournal
Monday March 21 2022, 4:43 PM

Menolak Lupa, Melawan Tua...

Bukan membahas usia kok…

Tulisan ini terinspirasi dari proses perencanaan yang sudah tiga hari dilalui… Ibarat mesin diesel yang butuh waktu untuk panas, demikian yang terjadi dengan otak saya. Di awal proses saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerap alur prosesnya, nanya ini nanya itu, mengonfirmasi gagasan dan cara berpikir saya yang lalu, tentu main tebak-tebakan.

Seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya, bahwa saya beruntung bisa melihat ujung bertemu ujung selama proses magang kemarin. Sudah tahu ujungnya akan kemana (ini juga masih butuh konfirmasi), jadi mempersiapkan awal ini dengan cukup banyak pertimbangan, mengenai wawasan keilmuan yang masih belum memadai.

Dalam Pendidikan Holistik, yang memandang manusia secara utuh, ya semua proses yang direncanakan, dan akan dijalani juga harus utuh. 

Mulai dari menentukan tema, saya terbengong-bengong sendiri. Pemilihan kata untuk tema aja susah sangat... Ajaib memang Semi Palar ini…

Belum lagi bagaimana mengaitkan materi topik yang kontekstual, pemilihan topik pelajaran Matematika, Sains, Bahasa, dan Sosial juga harus dipilah mana yang akan bermanfaat dalam keseharian. Ya itu tadi… Kontekstual. Ditambah bagaimana mencari kegiatan yang menyasar aspek diri anak secara utuh, belum lagi proses fasilitasinya… Luar biasa… Menantang...

Dan uniknya, setiap tahun akan mengalami proses yang sama. Brainstorming dari awal, mencari ide segar. Karena setiap tahun topik maupun alur cerita akan benar-benar berbeda. Kakak selalu dituntut untuk berpikir dan berimajinasi. Otak selalu bekerja, selalu diasah, sel-sel otak selalu berkomunikasi satu sama lain. Seru ya!!!

Seperti yang disampaikan dalam buku Keep Your Brain Alive, bahwa dalam proses belajar, sel otak saling mengaitkan informasi satu dan lainnya, mereka saling berkomunikasi. Semakin banyak informasi yang tersedia, sel otak semakin aktif mengaitkan. Bikin awet muda!!!

Ga kebayang guru yang mengajar satu mata pelajaran, dari tahun ke tahun itu itu lagi topik yang disampaikan. Jam terbang iya bertambah, tapi wawasan tidak berkembang. Mungkin selama bertahun-tahun memakai RPP yang sama (paling ubah-ubah dikit lah), metode mengajar yang sama, bentuk asesmen yang sama, kemungkinan juga soal-soal tesnya sama (mungkin loh ya ini).

Jadi, saya sangat bersyukur dengan menikmati proses membuat perencanaan ini. Membuat otak saya cukup berasap (bagus kan, artinya memang mesinnya bekerja). Ingat kata Kak Andy, "Kalo ada yang susah ngapain pilih yang mudah."

Jadi, semoga saya bisa konsisten menikmati setiap proses di hari-hari berikutnya. Karena saya memilih untuk menolak lupa, melawan tua!!!

Terima kasih Kak Imeh, Kak Diki, dan Kakak lain yang memberi saya pencerahan...

Salam,