Apa yang mau ditulis malam ini? Hampir menyerah. Mencoba menilik kembali draft-draft lama maupun baru, potongan-potongan kalimat atau artikel yang aku tuliskan karena menginspirasi. Namun tidak ada yang mengundang untuk diolah lanjut. Bingung, pikiran melompat-lompat, berusaha membuat koneksi dari keping-keping kecil yang dimiliki, tak ada yang kunjung terbentuk.. Kemudian muncul rasa tidak tahu, tidak punya hal yang dapat diceritakan. Lalu kenapa kalau tidak tahu? Kok sepertinya lebih pada rasa atau penilaian diri.
Saat ini informasi dengan mudah didapat dari ujung jari. Dengan kemudahan itu, kan jadi aneh kalau tidak tahu. Tapi jadi teringat pada istilah Information Junkie. Terlalu banyak informasi, hingga seringkali hilang makna atau tidak tahu inti dari suatu isu. Terlalu banyak informasi sehingga menumpulkan kepekaan dan kemampuan mengamati. Mungkin itu yang sedang dialami. Terlalu padat di kepala, perlu mengosongkan diri dulu.
Baiklah, mari mundur sedikit, bagaimana ide yang baik ditemukan ya? Gagasan bisa dari mana saja. Namun bisa jadi menginspirasi bila ada ruang tenang dan kosong dalam diri. Ketika terlalu sibuk dan penuh, banyak hal yang mungkin bisa jadi ide atau inspirasi berharg, akan lewat begitu saja. Bahkan hal menarik yang sudah dicatat pun jadi kehilangan rasa. Biasanya memang ketika sedang menikmati bacaan, berada di alam, atau dalam keadaan rileks, baru dapat melihat, merasakan, sesuatu yang baru, berbeda, yang memberi kesan lebih atau menginpirasi. Mungkin simpulannya, tidak tahu itu tidak mengapa. Karena banyak hal tidak dapat terlihat, tidak disadari bila kita terlalu sibuk dan penuh dengan bawaan kita saat itu; informasi, pengalaman, prasangka, gagasan, pemikiran, dll. Dengan menyadari, dan menerima situasi tersebut, lebih mudah untuk mengosongkan diri. Membuka kesempatan untuk memperhatikan satu hal dari sisi yang lain, menemukan sudut pandang baru, ide-ide baru. Semoga besok lebih baik