AES 860 141
joefelus
Sunday October 1 2023, 11:55 AM
AES 860 141

Yang membaca mungkin sudah bosan walau saya masih membutuhkan 141 esai lagi untuk mencapai seribu sesuai dengan yang dicita-citakan. Yang menulis punya pikiran yang berbeda. Yang ditulis adalah segala sesuatu yang dijumpai dalam menjalani keseharian, dalam menghadapi pengalaman, tantangan, kesulitan, kebahagiaan dan lain sebagainya. Yang ditulis adalah tentang kehidupan, jadi walau mungkin tidak selalu menarik, kadang membosankan, kadang menyakitkan dan menyedihkan, tapi ya begitu pula yang terjadi dalam hidup. Yang membosankan tetap bisa ditulis, yang menyedihkan juga sama, jadi tidak bisa pilih-pilih yang baik-baik saja bahkan jika mungkin ada orang yang sudah bosan hidup (amit-amit ya), itu juga sebetulnya bisa ditulis. 

Hari ini saya agak mati gaya, itu istilah yang dulu bertahun-tahun yang lalu biasa digunakan orang. Entah sekarang masih ada yang mengunakan kata-kata ini atau tidak. Yang jelas hari ini  saya tidak banyak berbuat apa-apa. Jika kemarin saya bisa melakukan 12 ribu langkah lebih, hari ini saya hanya melakukan 395 langkah saja. Jadi bayangkan, saya memang hampir tidak melakukan apa-apa! Tidak ada ide untuk kemana-mana, jadi ya itu tadi, marti gaya!

Bahkan hingga saat ini, pukul 10:31 malam, saya belum juga tahu akan menulis apa. Padahal ini tulisan saya yang ke 991 di blog pribadi. Tinggal 10 lagi untuk menggenapi seribu tulisan. Inginnya menulis sesuatu yang spesial, tapi saya memang sudah sering menghadapi kebuntuan. Ide tidak selalu mudah muncul. Di AES juga ini tulisan saya yang ke 860, seperti saya katakan barusan bahwa saya masih butuh 141 tulisan, 141 hari lagi (termasuk hari ini). Jika saya terus menulis tanpa hari bolong, maka tepat pada tanggal 21 Februari 2024 saya akan tuntas menyelesaikan tulisan saya yang keseribu.

141 hari kedepan, apa yang akan terjadi pada saat itu? Akan ada di mana saya pada waktu itu? Ini selalu menjadi topik yang menarik untuk diduga-duga. Saya pernah menulis juga tentang ini. Dulu saya sering menulis secara pendek tentang apa kira-kira yang terjadi 5 atau 10 tahun ke depan. Banyak imajinasi saya gunakan untuk menduga-duga, anehnya setelah waktu itu terlewati, ternyata meleset! Ada yang mirip sih, seperti dimana saya akan berada. Mirip itu hanya garis besarnya saja, sementara tepatnya sama sekali tidak. Seperti misalnya kota tempat saya tinggal saat ini, saya tidak pernah membayangkan atau bermimpi akan berada di sini. Seingat saya kota Fort Collins baru diputuskan diawal tahun 2016 ketika Nina harus memilih universitas mana yang akan dia datangi. Ada beberapa universitas yang menerima, lalu Nina dan saya berdiskusi enaknya yang mana yang dipilih. Banyak faktor yang kami perhitungkan seperti misalnya lokasi, biaya hidup, prospek kemudahan mendapat pekerjaan untuk saya dan sebagainya. Dari berbagai pertimbangan itu, akhirnya diputuskan untuk pindah ke Fort Collins. Menurut saya hingga saat ini, itu keputusan yang tidak pernah kami sesali. Keputusan yang sangat sempurna. Bukinya kami baik-baik saja.

Nah 141 hari lagi apa yang akan terjadi? Saya tidak bisa menjawab. Sengaja juga saya tulis tentang ini agar nanti 141 hari lagi saya bisa senyum-senyum dan memberikan jawaban. Tahun lalu juga saya punya pemikiran sama, kira-kira bulan Oktober saya akan ada dimana dan melakukan apa? Ternyata saya masih di sini dan sedang berusaha menulis sesuatu yang menarik. Tahun lalu seingat saya waktu itu penuh dengan pikiran dan perasaan haru bahwa saat itu adalah musim gugur terakhir, sebentar lagi musim dingin terakhir, dan sebagainya. Perpisahan bukan hal yang menyenangkan, dan itu yang mulai saya rasakan. Eh ternyata sekarang saya juga mengalami hal yang serupa lagi karena kami tidak jadi pulang. Nah persis seperti tahun lalu saya mulai merasakan hal yang sama. Seru khan menduga-duga itu? Lihat saja nanti bagaimana. Saya akan punya jawaban 141 hari lagi hahahaha.

Foto credit: greatergood.berkeley.edu

You May Also Like