AES68 Coklat (1)
Kirana Kasih
Tuesday January 18 2022, 9:56 PM
AES68 Coklat (1)

Beberapa hari yang lalu aku mendapatkan biji kakao dari tanteku. Biji kakao ini adalah asal mula dari coklat yang biasanya kita makan. Kebetulan Tanteku mendapatkan 2 biji kakao dari hasil panen kebunnya. Akhirnya aku pun mendapatkan 1. Aku merasa senang dan antusias ketika mendapatkannya, karena aku berkali-kali menemukan orang si sosial media yang mencoba mengolah biji kakao menjadi coklat. Dan akhirnya aku pun bisa mencoba membuatnya. 

Bentuk buahnya mungkin mirip seperti pepaya jika dilihat sekilas. Namun jika diperhatikan lebih dekat, permukaannya tidak terlalu mulus. Warnanya oranye ke kuning dengan banyak bercak berwarna coklat hingga hitam. Kulitnya pun sangat keras dan tidak mudah pecah. Kulitnya juga terbukti keras karena aku tidak sengaja menjatuhkannya dan kulitnya tetap baik-baik saja. 

Jika dibuka, bagian dalamnya berisi biji yang diselimuti daging tipis. Jumlahnya cukup banyak dan mereka menempel satu sama lain. Karena ada 2 biji kakao, 1 aku bawa pulang sedangkan 1 lagi kami buka dan lihat bagaimana penampakan isinya serta mencicipinya. Ketika dimakan, tekstur yang diberikan mungkin mirip dengan saat ketika kita memakan buah kecapi. Jadi tidak seluruh dagingnya bisa dimakan, pasti akan ada yang tersisa. Rasa dagingnya manis dan agak asam. Mungkin agak susah dirasakan karena dagingnya yang tipis itu, sehingga rasanya baru benar-benar bisa kita ketahui jika sudah makan 1 atau 2. Dibalik daging tipis itulah terdapat biji yang bisa diolah menjadi coklat.

(lanjut ke cerita selanjutnya)