Tidak memaksa, tidak biasa. Tidak terpaksa, tidak bisa. Bisa karena biasa. Ohya, bisa di sini maksudnya mampu. Bukan racun. Ular berbisa itu ular beracun, bukan ular yang serba mampu. Kalau ular serba bisa, nanti ujungnya diminta kerjain semuanya....
Comments
3 Likes
Dua gentong menggelinding di turunan jalan, tidak lurus mulus lah lajunya. Belok kiri belok kanan tak karuan, terhadang kerikil kecil putar arah tak terduga. Gentong ketiga dilepaskan di ujung tanjakan, mengejar dua yang sudah duluan. Apa bedanya?...
Comments
Likes
"Kita tidak pernah menanamkan apa-apa, kita tidak akan pernah kehilangan apa-apa." Demikian kata Soe Hok Gie, yang bisa diaplikasi dalam fasilitasi. Yang penting ketat di konteks dan kuat di relevansi. Seperti salah satu intepretasi positif dari...
Comments
1 Likes
Satu orang terlalu arogan, sedikit kesalahan jadi bahan ledekan. Yang ketika diceritakan kepada lingkungan, tak sempat pendengar menarik napas untuk berbicara. Karena semua kata dilahap arogansi yang berbusa-busa.
Satu orang lagi terlalu angkuh,...
Comments
1 Likes
Label itu penting. Untuk menegaskan mana yang diperlukan dan mana yang tidak. Intinya kan pada gak perlu yang gak perlu. Dengan ketegasan label, kita tidak perlu mengalami salah ambil dan mengembalikannya lagi ke tempat semula.
Sebenarnya salah...
Comments
1 Likes
Jadi, maksud sebenarnya dari yang tertulis adalah untuk kembali kepada yang tidak tertulis. Yaitu pada keselarasannya. Misalnya, bilang akan mencontohkan suatu tindakan sebagai acuan. Maka, agar katanya selaras dengan nyatanya perlu ada tulisan...
Comments
Likes
Ada dua orang yang berdiri bersebelahan. Setelah lama berbincang, salah satunya mundur perlahan. Mundur lagi pelan-pelan. Mundur terus, sampai jarak diantara keduanya renggang.
Lalu yang berjalan pelan mundur itu melihat bahwa teman bicaranya...
Comments
1 Likes
Seerat-eratnya menggenggam pasir, tetap meluruh melalui celah jemari. Seketat-ketatnya menahan air, tetap mengalir melewati pergelangan tangan.
Seberat-beratnya kaki memijak, tetap terempas angin seperti pohon tumbang. Selentur-lenturnya tubuh...
Comments
8 Likes
Yang berperan tentulah berfungsi, yang berfungsi belum tentu berperan. Belum mampu berperan masih bisa berfungsi, cukup lah ditoleransi. Sudah tidak berfungsi apalagi berperan, keberadaannya tidak lain ada lah pemakluman.
Peran merupakan proses...
Comments
2 Likes
Kalau belajar hanya untuk belajar, jadinya hanya belajar. Gak jadi apa-apa, selain jadi pelajaran. Lalu diulangi lagi, dipelajari lagi. Belajar lagi. Berputar berulang tak henti oleh karena belajar hanya untuk belajar.
Memang sempit sih konteks...
Comments
3 Likes