Yang paling penting adalah yang tidak terkatakan, makanya perlu mampu merangkai kata-kata. Yang paling benar adalah yang tak terbahasakan, makanya perlu mampu menggunakan bahasa.
Memang, kata dan bahasa tidak dapat menjelaskan semua hal....
Kemarin saya ikutan donor darah, setelah terakhir sekitar empat tahun lalu. Tekanan darah lumayan tinggi, haemoglobin normal, perut lapar. Wah bisa jadi, motivasi ikutan donor darah biar dapet bubur kacang ijo dan telur rebus nih.
Setelah jarum...
L untuk logika, R untuk rasional or untuk atau. Yak, logis atau rasional. Yang logis mestilah rasional, sedangkan yang rasional belum tentu logis. Kata siapa? Kata saya.
Seperti ayam dan telur ayam (bukan telur bebek), di sini ada rasionalitas....
One who cannot command must obey. Ini artinya bukan, yang tidak mampu memerintah harus patuh. Malahan artinya adalah, yang tidak mampu memerintah pastilah patuh.
Dan yang paling patuh dari antara yang tidak mampu itu adalah pembangkang. Mengingat,...
Terlalu fokus kepada sasaran, terlalu sibuk dengan sasaran. Jadinya kesasar kan. Tidak melulu semua perlu sasaran, yang musti ada kan tujuan. Seperti hendak mendaki gunung, tujuannya adalah puncak dan sasarannya adalah pos pemberhentian. Kalau...
Even if i already know about it, i still don’t know it. And if say i knew about it, i haven’t known it yet. For i will know about it, therefore i don’t know it all. Sudah tahu berarti tidak tahu yang sekarang. Kalaupun benar sudah mengetahuinya,...
Sempurna itu tidak melulu, kalau selalu malah jadinya cacat. Sempurna itu pada momen yang paling tepat. Makanya, bukan soal teknik yang sempurna. Justru soal waktu yang sempurna.
Seperti melemparkan bola basket. Kita diajari bentuk sempurna sejak...
Ketika masuk ke dalam area yang baru, kita hanya perlu penerangan bukan sorotan. Penerangan membuat sekitar kelihatan, sorotan malahan membutakan.
Meluaskan pandangan di dalam area pemahaman membutuhkan penerangan, bukan sorotan. Terlalu fokus...
Menjadi pengampu perlu menjadi yang mampu. Yang mampu, memindahkan referensi ke sini dan visi ke saat ini. Dengan daya imajinasi mengimplementasi imaji, bukan merealisasikan justru adalah realita itu sendiri. Maksudnya, dengan kehadiran sosoknya...
Dari sepotong kubus 1m3 , luas permukaan yang bersentuhan dengan kenyataan adalah 6 m2. Kalau kita potong/pecah jadi dua bagian sama besar. Volumenya tetap, keluasannya yang menjadi berbeda. Kini itu seluas 8 m2.
Kita pecahkan/potong lagi...
Ketika merespon kepada sesuatu, respon baliknya malah untuk respon kepada sesuatu itu. Bukannya membalas respon kepada sesuatu juga, malah membalik respon kepada respon. Seringkali seperti itu kan.
Ketika merespon pengingatan dengan frasa ah...
Menerapkan kebijaksanaan pada tempat yang tepat, tidak sembarang seperti mencoreti tembok tiang jalan layang dengan semboyan. Memang menghibur sih rasa terlibat dalam perlawanan tanpa melawan, semenghibur mengkhayali kebijaksanaan alih-alih...
Soal Adil.Fair itu berdasarkan kepuasan, puas kalau sama walau gak sama puas. Just itu berdasarkan moral, yang benar yang menang walau pakainya pembenaran. Compassion itu berdasarkan kemenyadaran, baiklah tidak menambah beban walau tidak perlu...
Apa yang disangkal kalau tidak ada yang disangkal, demikianlah penyangkalan adalah pengakuan keberadaan yang paling maksimal. Kamu lapar? Enggak, hanya ingin makan saja. Gak lapar koq.
Beda dengan; Kamu lapar? Belum sih. Tipis ya, setipis...
Terima/ambil banyak, hilang banyak, masih banyak. Mungkin ini yang secara tidak sadar dilakukan diri sendiri. Seperti perpisahan yang ditutup dengan narasi sudah mendapat banyak, yang menjadi format standar perkataan. Ah ini membosankan.
Apakah...