"Dad, why did you name me Radithya?" Kano bertanya pada suatu hari.
"Well, when your mom and I tried to find your name, we were thinking about a prayer, or wishes for you. Why do you ask?" Jawab saya.
"It sounds weird and not many people can...
2 Comments
2 Likes
Ini akan menjadi tulisan esai saya di AES yang ke 304. Supaya lebih jelas: tiga ratus empat! Hahaha.. Bayangkan saya sudah selama 304 hari menulis hampir non stop di AES. Itu artinya jika sebulan ambil rata-rata 30 hari maka saya sudah lebih dari...
2 Comments
2 Likes
Yang paling tidak menyenangkan dalam liburan adalah ketika semuanya harus berakhir. Penerbangan kami memang baru siang hari sekitar pukul 12-an, tetapi seperti biasa harus sudah berada di airport beberapa jam sebelumnya untuk mengantisipasi...
Comments
Likes
Hari ini hari terakhir sebelum besok kami kembali ke Colorado. Rencana kami adalah pergi ke winery. State of Washington itu terkenal dengan banyaknya kebun anggur dan juga produsen wine yang sangat terkenal. Salah satu wine yang dulu sering saya...
Comments
1 Likes
Namanya wisatawan, segala sesuatu yang menarik itu menjadi tujuan kunjungan. Dari tempat-tempat yang indah, makanan yang enak, atraksi menarik dan sebagainya menjadi objek wisata. Seperti misalnya di Seattle ada pasar yang terkenal, namanya Pike...
Comments
Likes
Makan siang terakhir bersama Len dan Joel kami pilih di sebuah kedai kecil di dekat airport mungil. Percaya atau tidak ini adalah International Airport tapi hanya untuk pesawat-pesawat kecil. Sepertinya kebanyakan pesawat bermesin tunggal dengan...
Comments
1 Likes
Hari kedua di Port Townsend disambut dengan matahari yang bersinar cerah. Saya begitu bahagia karena sejak hari Sabtu saya hampir selalu tidak melihat matahari, hampir setiap hari hujan dan dingin sehingga saya tidak dapat berolahraga, sementara...
Comments
Likes
"So what do you really eat?" Tanya saya.
"Excuse me? what are you asking me about?" Tanya Joel tidak mengerti.
"I meant do you eat like me or drink blood? You don't age!" Kata saya.
Joel kelihatan bingung lalu saya jelaskan sambil...
Comments
Likes
"Kamu masih mau makan malem?" Tanya saya.
"Ga tau. Laper sih, tapi udah malem." Jawab Nina.
"Bangrak Market cuma 0.6 mile loh. Cuma 4 menit nyupir." Kata saya.
Akhirnya kami memutuskan untuk pergi. Di kamar hotel sebetulnya kami punya...
Comments
1 Likes
"Hello, could I have some coffee?" Tanya saja pada seorang wanita petugas kebersihan hotel.
"Sorry, senor! No speak English." jawabnya..
"Hmm... Cafe, Puedo tener un cafe?" tanya saya. Untung ada google translate kata saya dalam hati. Entah...
Comments
1 Likes