Sekilas tentang program self authoring Jordan B. Peterson yang saya dengar, ada tiga bagian. Pertama menuliskan masa lalu, kedua menuliskan masa kini, dan terakhir tentu saja menuliskan masa depan. Masa apa lagi yang bisa dituliskan selain tiga...
Yang penting justru ada di yang mikro, seperti micro-hesitation, micro-accomplishment, micro-gesture, micro-chirp, dan seterusnya dan selanjutnya yang mikro mikro deh. Termasuk mikroba. Mood kan persoalan mikroba di sistem pencernaan, terutama di...
Belle itu cantik kan artinya ya? Membelle jadinya mencantik dong? Wah, maksa. Kalau maksa malah jadi memble lho. Apalagi kalau maksanya memaksa cantik, alias membelle atau lebih asik lagi diplesetin jadi membella ~ membela. Membela apa?
Membela...
Seperti peminta-minta yang walau tampaknya seakan mengerti soal kejelasan, padahal sangat takut padanya sampai lebih senang meributkan ketidak jelasan. Pun setelah mendapatkan kejelasan akan merengek menggunakan teori usang yang selama ini...
Menjadi diri sendiri bukan soal ekspresi, malahan adalah soal impresi. Bahkan ekspresi itu sendiri adalah usaha mengimpresi. Makanya impresi pertama adalah yang paling penting, dengan kesadaran bahwa impresi itu didahului dari ekspresi.
Bagaimana...
Nol bukan kosong, mulai dari nol bukan mulai dari kosong. Kita selalu bisa untuk memulai dari nol dan tidak akan pernah bisa untuk memulai dari kosong. Yang bisa mulai dari kosong ada dua hal sih, omongan & drum yang lebih dikenal dengan nama...
Ternyata, tidak hanya di kalangan pe-mula saja. Dalam lingkup para pe-nengah & peng-akhir pun masih banyak yang melihat komunikasi langsung sebagai tatap muka mengadu kata.
Bahkan sampai begitu kentalnya mengorbankan diri pada definisi bahwa...
Saran tidak akan pernah tepat sasaran, karena saran bukan sasaran. Saran selalu kurang daripada sasaran. Saran seringkali lahir dari pengurangan sasaran. Yang dikurangi adalah pengalaman.
Sasaran membutuhkan pengalaman untuk mencapainya, sedangkan...
Ketidak menerimaan itu rasanya menyebalkan, apalagi dengan beragam cara pembenaran melindungi diri dari teori yang lain. Hanya ingin berkutat dalam teori sendiri, baik berupa benteng ataupun labirin sama saja jadi beban. Bahkan yang...
Mengetahui mengenai diri sendiri bukanlah literasi diri. Malahan yang begitu menghambat proses literasi diri. Apa yang luar biasa dari mengetahui yang diketahui oleh diri sendiri. Itu kan masih dalam biasanya, belum ke luar dari biasanya.
Literasi...
Pemaknaan adalah pemakluman. Sebutkanlah semua pemaknaan itu, segala ceritanya hanyalah soal memaklumi. Terlalu kecil, jadi maklum saja. Terlalu besar, jadi maklum saja.
Kepada yang terlalu, kita maklum. Kepada yang terlalu, kita memaknainya....
Tidak memaksa, tidak biasa. Tidak terpaksa, tidak bisa. Bisa karena biasa. Ohya, bisa di sini maksudnya mampu. Bukan racun. Ular berbisa itu ular beracun, bukan ular yang serba mampu. Kalau ular serba bisa, nanti ujungnya diminta kerjain semuanya....
Dua gentong menggelinding di turunan jalan, tidak lurus mulus lah lajunya. Belok kiri belok kanan tak karuan, terhadang kerikil kecil putar arah tak terduga. Gentong ketiga dilepaskan di ujung tanjakan, mengejar dua yang sudah duluan. Apa bedanya?...
"Kita tidak pernah menanamkan apa-apa, kita tidak akan pernah kehilangan apa-apa." Demikian kata Soe Hok Gie, yang bisa diaplikasi dalam fasilitasi. Yang penting ketat di konteks dan kuat di relevansi. Seperti salah satu intepretasi positif dari...
Satu orang terlalu arogan, sedikit kesalahan jadi bahan ledekan. Yang ketika diceritakan kepada lingkungan, tak sempat pendengar menarik napas untuk berbicara. Karena semua kata dilahap arogansi yang berbusa-busa.
Satu orang lagi terlalu angkuh,...