Bebas. Satu kata sakti yang menampilkan ketidak mampuan. Bukankah kita hanya mampu melakukan hal yang kita ketahui saja. Buktinya, ketika mendapatkan kata bebas ini yang dilakukan adalah mengulang pengalaman terdahulu di sekarang ini. Betapa tidak...
Paradigma itu seperti matahari, bagi diriku. Yang bisa jadi berbeda dengan matahari bagi diri lain yang bukan aku. Misalnya matahari bagimu atau matahari bagi dia, matahari bagi mereka bahkan matahari bagi kami pun berbeda. Paradigma itu seperti...
... masih menggunakan keseharusnyaan untuk berebutan posisi. Seperti seorang teknisi malah menyibukkan diri dengan mengupas keseharusnyaan seorang insinyur, seperti seorang pendamping aktivitas di lapangan yang malah menyibukkan diri dengan...
Kalau kesadaran diukur dari sudutnya, amatan bisa jadi dilakukan pada hal-hal kecil. Seperti pada penempatan diri atau barang yang dimiliki pada posisi dan sudut yang bagaimana, seperti parkir motor atau nyolokin carger hape. Atau sudut siku...
Seringkali kita merasa diri sebagai penyelamat, padahal di mata orang lain kita malahan adalah penyela amat. Kemudian kita membela diri dengan memberi penjelasan, sambil menyalahkan pandangan orang lain itu. Yang semakin membuktikan kalau kita...
Melainkan, gambaran menyeluruh. Kelintas di sore tadi di bawah teduhan atap teras CoOp. Menunggu hujan reda karena malas pakai mantel hujan. Walaupun akhirnya tetap dipakai juga karena hujan masih belum reda dan waktu sudah menunjukkan pukul...
Belakangan yang kelamaan ini rasanya stagnan, melihat segalanya seakan usang. Ah, membosankan. Tiadakah kebaruan yang bisa diperlihatkan di hadapan?! Eh, sebentar. Ataukah ini sedang terjebak dalam ilusi ke-sudah pernah-an. Seperti tidak ada yang...
Kepenuhan diri dan ketidak penuhan diri, sama-sama bermasalahnya. Yang dirinya tidak penuh gelisah di dalam, menggusarkan ke luar. Yang dirinya penuh gusar di dalam, menggelisahkan ke luar. Keduanya sama-sama menerapkan standar ekspektasi sendiri...
Cerita yang dilebih-kurangkan dari Bale Ajar KPB kemarin siang. Bagaimana caranya membahas persepsi tanpa terjebak persepsi? Bisa dengan membatasi dengan dalih menyamakan persepsi. Bisa juga dengan menyelaminya dengan dalih menyadari persepsi....
Pagi sudah geser-geser meja kerja di ruang kantoran, semacam usaha menemukan command position ceritanya. Di posisi yang bagaimana ruangan bisa terasa secara keseluruhan dan bisa merasakan yang masuk ke dalam ruangan. Ini soal penguasaan dan...
Beberapa hari lalu, saya diberitahu oleh Kak Robert kalau CoOp menjual alpukat. Buahnya besar-besar, asik untuk teman minum kopi, katanya. Jelas saya tertarik dan langsung meluncur ke lokasi. Yah ternyata terlambat, buah yang besar sudah keduluan...
Pemilik lahan adalah penanda, sehebat apa pengolah lahan. Terlepas dari standar kehebatan, tanda-tanda yang diinginkan adalah segalanya. Kesepakatan akan selalu kalah dari selera.
Lahan olahan itu sendiri adalah pertanda, apa dan bagaimana olahan...
Bercermin untuk melihat diri sendiri, dengan kesadaran bahwa yang di dalam cermin itu bukanlah diri sendiri. Itu adalah cerminan yang ini. Buktinya, kanan dan kiri yang berbeda kalau kita bergerak. Hanya bercermin ini penting, untuk menyadari diri...
Saya menggunakan your-self (pakai strip '-') bukannya yourself (sebagai kesatuan) sebagai pengingat, bahwa sense of self adalah aspek fundamental dan bahwa self berbeda dengan personality. Karena sisi menghambat dari kebiasaan adalah...
Remaja akan merasakan dirinya yang lain, dalam dirinya sendiri. Bahkan rasanya seperti merasakan orang lain, yang adalah dirinya sendiri. Seperti dirinya sendiri yang lain. Bukan hanya seperti ada dua kepribadian dalam satu badan, melainkan sampai...