Bukan menangkap kaki dengan gigitan. Sudah jelas treknya, sudah jelas arahnya, sudah tertentu durasinya, atau jumlah putarannya. Tangkap saja langkahnya, dengan penginderaan dan pengertian.
Tentu saja akan berbeda, menangkap langkah dari sisi...
Guru bukan dewa dan murid bukan kerbau, kira-kira begitu kata Soe Hok Gie. Mungkin, dulu kata-kata ini ditujukan kepada para siswa yang sedang belajar. Agar tidak mendewakan gurunya dan mengkerbaukan dirinya.
Sepertinya ini sepaket, mendewakan...
Ekspektasi. Karena yang katanya refleksi, justru jadinya evaluasi. Sedangkan yang katanya evaluasi, malahan jadinya refleksi. Akhirnya meminta orang lain menyatakan imaji yang ada di benaknya sendiri, indikasi ketidak mampuan diri.
Logical...
Mengetahui tanpa merasionalisasi dan merasakan tanpa meromantisasi, sinkronisitas. Menerima yang diketahui dan menyadari yang terasa, sinkronisasi. Ketidak tahuan dan kebelum rasaan inilah yang menjadikan kita sinkron.
Ai yang artinya menjalin dan...
Saya pernah sekilas membaca tulisan dari buku Apa Itu Seni. Yang paling menarik perhatian adalah kalimat bahwa, seni itu sudah mati. Sudah habis. Sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah adalah senimannya itu. Seni itu adalah senimannya itu...
Kita sudah mengerti kalau berkelompok itu bukan berarti bergerombol. Mudahnya sih berkelompok itu menggunakan kebersamaan bukan kesamaan dan melakukan persamaan bukan penyamaan. Saling terpengaruh tanpa saling tergantung, yang terjadi pada satu...
Gimana ya caranya menetapkan sebuah kesepakatan, tanpa mengorbankan salah satu kepentingan anggota. Soalnya kalau ada satu anggota yang kepentingannya tidak terakomodasi kesepakatan, jadinya bukan kepentingan bersama malahan jadi kepentingan...
foto oleh: tetangga
---
Kalau gak salah inget, kata-kata Soe Hok Gie yang sempat buku catatan harian seorang demonstran-nya saya jadikan rujukan pelatihan kepemimpinan komunitas mahasiswa di dua ribu sembilan dua ribu tiga belas, seperti berikut....
Kelintas kutipan yang fana itu waktu, manusia ini abadi. Karena dicolek di grup lingkar AES tadi sore. Soalnya, sampai rumah tiba-tiba memainkan daftar lagu MTV AMPUH 1999-2000. Zaman saya SMP akhir.
Kalau saya sebagai manusia itu abadi, bisa jadi...
Bukankah kita memerlukan jawaban, terlepas dari itu benar atau salah. Bahkan saat kita tidak meminta jawaban, itu karena sudah kita miliki. Terlepas dari subjektif atau kolektif.
Baiknya kita mengurangi tuntutan pemenuhan kriteria objektif, karena...
Ketika kita merasakan ketiadaan, seketika itu juga kita meng-ada-kannya. Dengan kata lain, kita memahami atau memaknai atau mengindera ketiadaan dengan cara mengadakannya. Yang tidak ada ini kita gambarkan sebagai satu yang ada.
Kemudian, satu...
Berbagai pemahaman itu ternyata untuk membuat kita lupa, sehingga dengan bebas masuk ke dalam satu aksi dengan penuh integritas dan dedikasi. Kemudian semua kelupaan kita ternyata untuk membuat kita ingat, bahwa pada satu gerak sekecil apapun...
Yang satu bilang, nilainya adalah pada pengujian dan penyesuaian nilai-nilai seiring perubahan masa. Yang lain bilang, nilainya adalah pada penolakan akan nilai karena itu merendahkan keberadaan kepada suatu keterukuran saja. Yang satu lagi...
Bukan berarti menghadapi semuanya yang ada di depan, ini sih nekat istilahnya. Perlu perhitungan tetapi tidak hitungan, maksudnya agar tidak mengadu nasib dengan orang lain melainkan menentukan nasib sendiri. Berani di sini bisa jadi adalah,...
Memilih memulai dengan bagaimana, diawali dari sebelum masuk ruang ngapain. Seperti kelas bersama KPB yang perdana di TP20 ini, dalam ruang menonton bersama film Soe Hok Gie. Diawali dengan meletakkan alas kaki (sepatu) pada rak penyimpanannya,...