Blog
Film Perfect Days merupakan film yang lambat, datar dan- bahkan- membosankan. Film itu bercerita mengenai keseharian seorang pembersih toilet sederhana bernama Hirayama saat dia bertugas membersihkan toilet dengan telaten, membantu orang-orang,...
Comments
1 Likes
Tulisan ini adalah catatan refleksi saya dari berbagai proses belajar dari proses kehidupan yang belakangan ini saya syukuri bisa saya alami. Ini saya yakini juga jadi bagian dari penggenapan kepingan-kepingan
Comments
Likes
Hirayama seorang bapak-bapak "slow living" yang tinggal di tengah kota metropolitan yang sangat padat.Beliau bekerja sebagai tukang pembersih toilet umum, pekerjaan yang sering dianggap rendah oleh orang-orang, cerita dari film Perfect Days yang...
Comments
2 Likes
Baru-baru ini aku nonton Perfect Days karya Wim Wenders, dan rasanya langsung nyambung banget sama pengalaman nonton Taste of Cherry dari Abbas Kiarostami. Keduanya bisa dibilang “slow cinema” murni, tapi punya rasa yang kontras meski sama-sama...
2 Comments
3 Likes
Hirayama adalah seorang lelaki paruh baya yang menjalani hari dengan rutin sederhana sebagai pembersih toilet umum di Tokyo. Tiap pagi dia bangun, menyiram tanaman, mengenakan seragamnya, melepaskan jam tangannya. Dia keluar, tidak mengunci pintu...
1 Comments
2 Likes
di film ini saya diajak untuk menonton semua hal yang berjalan pelan-pelan. Saya belajar dari kebiasaan saya yang seringkali cepet cepet ga puguh, kadang cepet cepet puguh sih tapi disini belajar bahwa bisa kok pelan pelan aja terstruktur tapi...
1 Comments
2 Likes
Di dalam film ini, aku merasakan banyak hal. Mulai dari bagaimana kita sebagai manusia terkadang tergesa gesa atau ingin hidup lebih cepat dari apa yang seharusnya.
Mungkin tulisan ini adalah sebuah refleksi yang baik untuk memulai cerita di...
1 Comments
3 Likes
Halo, sudah lama sekali aku tidak menulis di Ririungan. Kalau tidak salah terakhir kali aku menulis itu tentang kondisi Indonesia tahun lalu saat kacau, banyak demo dimana-mana, intinya kacau deh. Sayang sekali aku akan jarang menulis sekarang,...
4 Comments
2 Likes
Pagi di Smipa selalu memiliki rasa yang khas. Bila kamu memilih hidung sebagai cara memahaminya, coba indrai pagi di Smipa sebagai kepulan asap tipis yang segera muncul ketika kita membuka tutup penanak nasi. Dari jalur telinga, pagi di Smipa...
2 Comments
4 Likes
Judul tulisan ini merupakan kata yang sebetulnya sangat negatif, namun menjadi lumrah di negara kita, khususnya di kalangan yang bekerja di pemerintahan. Bahkan ada sebutan bahwa pungli ini adalah budaya Timur. Saya pun belum menindaklanjuti...
Comments
1 Likes
Most Popular